Senin, 06 Oktober 2014

TUGAS SOFTSKILL 1 (Organisasi & Arsitektur Komp.#)

Tata Cara / Etika Menulis di Internet




Dulu, sebelum internet belum mendunia, banyak orang menulis, memberikan atau menyampaikan aspirasi maupun kritik melalui media cetak. Namun di era globalisasi ini kita tidak lagi menyampaikan aspirasi atau kritik kan hanya melalui media cetak saja, namun sekarang terdapat media internet  seperti blog, website, dan lainnya yang dapat kita jelajahi kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun.
Sama halnya dengan menulis pada media cetak, menulis di internet juga mempunyai etika yang harus di pahami dan di lakukan.  Sering sekali kita menemukan tulisan-tulisan yang tidak sopan ataupun yang merugikan orang lain. Sesekali kita juga harus memperhatikan apa saja etika-etika yang harus diterapkan dalam menulis di internet.

Cara-cara menulis yang baik di internet :
1.) Gunakan bahasa yang sopan. Hal ini sudah pasti menjadi nomor satu karena orang akan menghargai jika kita berkata-kata dengan sopan.
2.) Jangan menulis dengan huruf kapital. Huruf kapital dalam arti ini yaitu menggunakan Caps Lock. Mengapa begitu ? Karena dapat diartikan kita sedang berteriak-teriak seperti marah. Hal tersebut tidak sopan dan tidak sepantasnya untuk dilakukan.
3.) Menulislah dengan menggunakan EYD. Mungkin kebanyakan orang banyak yang menulis dengan bahasa-bahasa yang tidak dimengerti oleh orang lain. Seperti contohnya:
H4iii b0LehHh K3n4laAn ?     maksudnya -> ( hai boleh kenalan ?)
Banyak orang yang menulis dengan menggabungkan huruf dan angka, serta huruf kapital dan huruf kecil. Mungkin ada beberapa orang yang bisa membacanya, tetapi ada juga orang yang tidak bisa membacanya. Hal itu akan menyebabkan miss understanding.
4.) Jangan menulis hal-hal tentang SARA dan pornografi.

Setelah kita mengetahui cara-cara menulis yang baik di internet, sekarang kita akan mengetahui etika-etika dalam menulis di internet. Berikut ini adalah etika-etika dalam menulis di internet :
1.) Jagalah nama baik Anda di internet seperti Anda menjaganya di kehidupan nyata. Banyak orang melakukan itu karena mereka merasa kalau di internet tidak dikenali.
2.) Perhatikan tulisan Anda sebelum melakukan posting, apakah tulisan itu membuat orang lain tersinggung atau terganggu.
3.) Jangan menulis kata-kata yang berbau SARA. Hal tersebut akan memicu terjadinya pertikaian
4.) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5.) Jika ingin mengambil karya tulis orang lain, harus dituliskan sumbernya.
6.) Jangan melakukan flood. Flood ini maksudnya mengulang posting yang sudah kita 
postingkan.
 sumber : http://nadillaikaputri.wordpress.com/2012/10/02/etika-menulis-di-internet/
              http://anderzt.blogspot.com/p/tata-cara-etika-menulis-di-internet.html

Sabtu, 05 Juli 2014

ANALISA CATU DAYA
   Pada tugas pertama, flowchart yang digunakan yaitu flowchart sequencing (berurutan).. Pada Pembuatan Catu daya variabel tegangan output catu daya variabel bermacam-macam (bervariasi),seperti:
Untuk catu daya yang mempunyai output +5 volt dan -5 volt  menggunakan IC 7805 dan IC 7905 Untuk catu daya yang mempunyai output +10 volt dan -10 volt menggunakan IC 7812 dan IC 7912
sedangkan Untuk catu daya yang mempunyai output Variabel sendiri menggunakan IC 337 dan IC 317
pada pembuatan catu daya variabel yang telah saya rakit mempunyai 3 rangkaian dimana rangkaian tersebut mempunyai keluar yang berbeda pada setiap rangkaian.
Pada rangkaian catu daya variabel digunakan potensio untuk mengatur tegangan outputan-nya sendiri.Dimana potensio akan mengatur tegangan yang akan dikeluar.Pada umumnya Catu daya mempunyai tegangan yang tetap atau yang telah kita tentukan sendiri.Untuk catu daya variabel sendiri mempunyai keuntungan tersendiri yaitu kita dapat mengatur tegangan yang kita inginkan dan tidak bertumpu pada satu tenggangan output saja. Jadi pada perakitan catu daya variabel yang menjadi peranan penting adalah IC 337 dan IC 317 dan juga potensio yang digunakan.
      
    Pada flowchart satu arah cara kerja alat di jelaskan searah tanpa pilihan sehingga pasti lebih panjang dan kurang efisien jika cara kerja alat yg di akan dijelaskan memiliki cara kerja yang kompleks , maka lebih di anjurkan untuk menggunakan flowchart dengan looping untuk mempersingkat pembuatan flowchart . Pada pembuatan flowchart menggunakan looping dan percabangan maka dimungkinkan dapat membuat pilihan kondisi dalam menjelaskan suatu cara kerja alat sehingga sangat membantu dalam mengerti dari maksud flowchart yang di buat dengan demikian flowchart dalam perancangan alat sangat membantu agar memahami alur kerja alat tersebut.

ANALISA CLOSE LOOP
     Sistem kendali loop tertutup merupakan sistem kendali yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung terhadap aksi pengendaliannya atau dapat dikatakan berumpan balik. Sistem kontrol loop tertutup ini lebih rumit dibanding dengan loop terbuka, namun tingkat kestabilannya relatif konstan dan tingkat kesalahannya kecil bila terdapat gangguan dari luar sistem.
 
Sistem kontrol loop tertutup adalah sebuah kontrol yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung pada aksi pengontrolan.

- Kelebihan Loop Tertutup
  1. Ketelitiannya lebih baik dibanding yang terbuka
  2. Bisa mengetahui karakteristik dan perubahan pada plant
  3. Ketidakliniearan antar komponen pada sistem tidak terlalu menggangu

- Kelemahan Loop Tertutup
  1. Perawatannya agak sulit dan rumit
  2. Biayanya mahal
  3. Cenderung ke arah osilasi

       Pada intinya keuntungan dari membuat flowchart itu sendiri yaitu untuk memudahkan dalam pembuatan program. Jenis flowchart yang digunakan juga sebaiknya sesuai dengan program yang akan dibuat. Agar efisien dalam membuat program yang didalamnya terdapat kondisi berulang maka kita bisa gunakan looping.

Minggu, 15 Juni 2014

Tugas 3 Sistem Kendali Loop Tertutup

A. Sistem Kendali Loop Tertutup

Sistem kendali loop tertutup (closed-loop control system) adalah sistem kendali yang sinyal keluarannya mempunyai pengaruh langsung terhadap aksi pengendaliannya. Dengan kata lain, sistem kendali loop tertutup adalah sistem kendali berumpan-balik.
Sistem Kontrol Loop Tertutup
B. Contoh Aplikasi Loop Tertutup

  1. Dispenser 
  2. Pompa Air Otomatis
  3. Setrika Otomatis
  4. AC 
  5. Lemari Es

C. Aplikasi Loop Tertutup Pemanas Air Pada Dispenser
Dispenser adalah salah satu alat rumah tangga yang menggunakan listrik untuk dapat memanaskan elemen panas maupun menjalankan mesin pendinginnya. Sebagai pemanas air, di dalam dispenser ini terdapat  heater sebagai komponen utamanya. Heater berfungsi untuk memanaskan air yang ada pada tabung penampung, heater umumnya memiliki daya sekitar 200-300 Watt.

Dispenser juga dilengkapi dengan Thermostat. Pada tabung dispenser dipasang heater / pemanas serta sensor suhu atau thermostat yang berfungsi untuk membatasi kerja heater agar tidak bekerja terus-menerus yang akan menimbulkan suhu air dalam tabung dispenser berlebihan. Ketika suhu air yang dipanaskan heater mencapai suhu tertentu sehingga melebihi suhu kerja sensor/thermostat maka sensor akan bekerja dan memutuskan arus yang mengalir ke heater. Dengan demikian, heater akan berhenti bekerja sehingga suhu air tetap terjaga sesuai dengan kebutuhan.
Dalam hal ini sistem kendali yang dimiliki oleh dispenser adalah loop tertutup karena dispenser memberikan feedback yaitu akan terus memanaskan sampai suhu air yang diinginkan tercapai, dan kemudian akan berhenti bekerja sementara jika suhu air sudah tercapai sambil terus membandingkan suhu air.
Kelebihan dan Kekurangan Loop Tertutup
Dibandingkan dengan sistem kontrol loop terbuka, sistem kontrol loop tertutup memang lebih rumit, mahal dan sulit dalam desain. Akan tetapi, tingkat kestabilannya yang relatif konstan dan tingkat kesalahannya yang kecil bila terdapat gangguan dari luar.

Apakah bisa dibuat menjadi loop terbuka?
Pada umumnya, sistem kendali loop tertutup tidak bisa dibuat menjadi loop terbuka. Sehingga, pada dispenser ini tidak bisa dijadikan sistem kendali loop terbuka.
SUMBER

Sabtu, 17 Mei 2014

Tugas 2 flowchart tahapan pembuatan website

Untuk membuat sesuatu, perlu adanya persiapan yang menunjang untuk pembuatan sesuatu tersebut sehingga dapat selesai sesuai dengan yang diharapkan. Sebagai contoh, kita akan membuat kue, hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk mewujudkan pembuatan kue tersebut antara lain: alat-alat pembuat kue, bahan-bahan kue, keterangan resep jika perlu. Seperti halnya pembuatan kue, pembuatan website juga mirip seperti diatas tahapan-tahapannya, dimana jika kita akan membuat sebuah website ada beberapa yang perlu dipersiapkan, antara lain: - Alat-alat yang digunakan untuk membuat website, dalam hal ini software yang digunakan, misalnya menggunakan Adobe Photoshop atau corel draw sebagai alat desainnya, Macromedia Dreamweaver sedagai alat untuk coding, dan sebagainya. - Bahan-bahan untuk website tersebut, dalam hal ini adalah materi atau informasi yang akan ditampilkan pada website yang kita buat, misalnya: biodata, curiculum vitae, list barang dagangan, profile perusahaan, dan banyak lagi yang lainnya. - Setelah software tersedia di komputer kita, dan materi sudah ada, baru kita dapat memulainya dengan mendesain layout, programnya sampai dengan selesai. - Setelah semua selesai, kemudian kita tes. - Seletah tes sukses, baru kita bisa upload ke server, baik itu yang gratisan atau yang beli. Tahapan pembuatan website secara sederhana dapat digambarkan dalam flow chart seperti gambar di bawah ini :








Sumber : http://supono.wordpress.com/2008/04/03/tahapan-pembuatan-website/

Jumat, 04 April 2014

Tugas 1 cara membuat catu daya 5 volt

Catu daya (power supply) merupakan suatu rangkaian elektronik yang mengubah arus listrik bolak-balik (AC) menjadi arus listrik searah (DC). Catu daya ini berfungsi sebagai sumber tenaga listrik misalnya pada baterai atau accu.


Nah, gimana sih cara pembuatan catu daya itu?

Pertama-tama, kita membutuhkan :
  • Trafo, Kabel power, PCB, FeCl3, spidol, kertas, solder, timah, alat bor

Kedua, komponen-komponen yang kita gunakan diantaranya :
  • Dioda bridge 4A
  • Resistor 0.1 Ohm, 100 Ohm, 270 Ohm
  • Kapasitor polar 4700uF / 50V
  • Transistor TIP2955
  • IC 7805 dan 7905
  • Kapasitor 10 uF / 35V
  • Fuse 2A
  • LED merah dan hijau

Sudah lengkap semua?



Selanjutnya, berikut adalah contoh skema rangkaian dan flowchart cara kerja catu daya 5 Volt :

Gambar 1. Skema Rangkaian Catu Daya 5 Volt


Gambar 2. Flowchart Catu Daya 5 Volt




Langkah-langkah pembuatan catu daya 5 Volt :

  1. Buatlah layout pada kertas seperti gambar skema rangkaian di atas.
  2. Tempel kertas layout tersebut pada papan PCB, bor sesuai layout yang telah dibuat dengan menggunakan alat bor. Jika sudah selesai, lepas kertasnya.
  3. Salin jalur hasil layout ke papan PCB dengan menggunakan spidol permanen.
  4. Jemur papan PCB sampai spidol benar-benar kering.
  5. Larutkan papan PCB ke dalam larutan FeCl3 hingga tembaganya hilang.
  6. Susun dan solder komponen pada PCB sesuai dengan layout yang telah dibuat.
  7. Selesai.


Mudah bukan?
Kamu tinggal menguji rangkaian yang telah dibuat tadi menggunakan Multimeter. Jika tegangan pada output mendekati 5 Volt, maka rangakaian yang kamu buat berhasil.
Sumber : https://www.academia.edu/4523553/PEMBAHASAN_POWER_SUPPLY

Minggu, 29 Desember 2013

Tugas 3: DEPLESI

Deplesi merupakan istilah lain dari penyusutan atau amortisasi. Deplesi digunakan khusus untuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, misalnya bijih besi, hasil tambang, kayu hutan, dan sebagainya.

Deplesi dihitung dengan tarif deplesi yang diperoleh dari beban yang dikeluarkan untuk mendapatkan hak penambangan dibagi estimasi hasil yang akan diperoleh.

Pencatatan deplesi adalah dengan mendebit biaya deplesi dan mengkredit akumulasi deplesi. Deplesi tidak persis sama dengan depresiasi, walaupun keduanya merupakan alokasi harga perolehan. Ada perbedaan antara pengertian deplesi dengan pengertian depresiasi. Deplesi merupakan perwujudan berkurangnya kuantitas kandungan sumber alam. Biaya deplesi membentuk harga pokok jadi dan yang jelas istilah deplesi digunakan untuk alokasi harga perolehan aktiva sumber alam.

Ilustrasi 1 :
PT Andalan Tambang memperoleh hak penambangan sebesar Rp 500.000.000.000,- Estimasi hasil yang terkandung di dalamnya sebesar 1.000.000 ton bahan tambang. Tahun pertama berhasil ditambang sebesar 26.500 ton, maka Jurnal Deplesi yang dilakukan akhir tahun pertama adalah :

D = Beban Deplesi = Rp 13.250.000.000,-
K = Akumulasi Deplesi = Rp 13.250.000.000,-

Keterangan :
Besarnya deplesi tergantung pada jumlah ton yang berhasil ditambang.

Ilustrasi 2 : 
Pada tanggal 5 Januari 20A PT Perkasa membeli tanah yang mengandung bijih besi seharga Rp 100 milyar. Estimasi nilai sisa tanah seharga Rp 20 milyar. Hasil survey geologi pada saat pembelian terdapat 2 juta bijih besi yang dapat diambil. Pada tahun 20A dikeluarkan biaya untuk pembuatan jalan dan proses pengeluaran bijih besi sejumlah Rp 750 juta. Pada tahun 20A, 50.000 ton telah ditambang. Survey baru dilakukan pada akhir tahun 20B dan diperkirakan ada 3 juta ton bijih besi yang terkandung di dalam tambang. Pada tahun 20B, 125.000 ton bijih besi berhasil ditambang. Hitunglah beban deplesi tahun 20A dan 20B !

Beban deplesi tahun 20A :
Harga sumber daya - nilai sisa = Rp 80.000.000.000,-
Perbaikan lahan jalan = Rp 750.000.000,-
Jumlah = Rp 80.750.000.000,-

Estimasi bijih besi = 2.000.000 ton
Biaya deplesi per ton = Rp 40.375,-

Beban deplesi tahun 20A = 50.000 ton x Rp 40.375 = Rp 2.018.750.000

Beban deplesi tahun 20B:
Harga sumber daya (neto) = Rp 80.750.000.000,-
Beban deplesi tahun 20A = Rp 2.018.750.000,-
Sisa pada awal tahun 20A = Rp 78.731.250.000,-
Sisa bijih besi setelah survey (ton) = 3.125.000 ton
( 3.000.000 + 125.000)
Biaya deplesi per ton = Rp 25.194,-

Biaya deplesi tahun 20B = 125.000 x Rp 25.194 = Rp 3.149.250.000,-

SUMBER:

Tugas 3: DEPRESIASI

A. PENGERTIAN DEPRESIASI

Depresiasi atau penyusutan adalah alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umur manfaatnya.
Depresiasi secara umum dapat digolongkan dalam 2 kelompok, yaitu :
  1. Depresiasi yang disebabkan antara lain mesin-mesin atau peralatan yang digunakan semakin tua sehingga kemampuannya berkurang (physical degradation).
  2. Depresiasi yang disebabkan antara lain karena semakin majunya perkembangan teknologi, sehingga diperlukan mesin-mesin atau peralatan-peralatan baru yang lebih efisien dan ekonomis daripada yang dipakai sekarang atau karena adanya perubahan demand di masyarakat baik dari segi kualitas maupun kuantitas sehingga diperlukan tambahan mesin-mesin dan peralatan-peralatan baru (functional depreciation).
B. KRITERIA BARANG TERKENA DEPRESIASI
Properti yang dapat didepresiasi harus memenuhi ketentuan berikut :
  1. Harus digunakan dalam usaha atau dipertahankan untuk menghasilkan pendapatan.
  2. Harus mempunyai umur manfaat tertentu dan umurnya harus lebih lama dari satu tahun.
  3. Merupakan sesuatu yang digunakan sampai habis, mengalami peluruhan/kehancuran, usang atau mengalami pengurangan nilai dari nilai asalnya.
  4. Bukan inventaris, properti investasi, persediaan atau stok penjualan.
Properti yang dapat didepresikan dikelompokkan menjadi :
  1. Nyata (tangible) : dapat dilihat atau dipegang. Terdiri dari properti personal seperti mesin-mesin, kendaraan, peralatan, furnitur dan item-item yang sejenis, serta properti riil seperti tanah dan segala sesuatu yang dikeluarkan dari atau tumbuh atau berdiri di atas tanah tersebut.
  2. Tidak nyata (intangible). Properti personal seperti hak cipta, paten atau franchise.
C. METODE PERHITUNGAN DEPRESIASI 
  1. Metode Garis Lurus (Straight Line Depreciation)
    Dalam metode garis lurus maka nilai terdepresi / nilai yang didepresiasikan dari sebuah aktiva dibagi rata sepanjang taksiran umur manfaat aktifa tersebut.



    Contoh :
    PT Jaya Abadi membeli mesin dengan harga perolehan sebesar Rp 35.000.000,- Diperkirakan mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan nilai residu sebesar Rp 3.000.000,- Maka penyusutan pertahunnya adalah:
    Depresiasi = ( Rp 35.000.000 - Rp 3.000.000 ) / 5 = Rp 6.400.000,-


  2. Sum of Years Depreciation
    Jumlah depresiasi dihitung berdasarkan pada serangkaian angka pecahan yang denominator atau penyebutnya diambil dari jumlah rentetan angka tahun tersebut. Angka tahun yang terbesar digunakan sebagai numerator atau pembilang dari angka pecahan untuk depresiasi tahun pertama.

    Contoh :
    Sebuah truk dibeli oleh PT Turbo pada tanggal 1 Januari 19x1. Harga beli Rp 12.000.000, biaya perbaikan Rp 1.000.000, taksiran nilai residu Rp 1.000.000, taksiran masa manfaat 5 tahun. Tentukan depresiasi !


  3. Unit Produksi Depresiasi
    Dalam metode ini nilai depresiasi tergantung kepada banyaknya produksi yang sudah dihasilkan oleh aktiva tersebut (biasanya berupa mesin produksi). Semakin banyak produksi yang dihasilkan oleh mesin tersebut maka akan semakin banyak pula depresiasinya.




    Contoh :

    Sebuah truk dibeli oleh PT Turbo pada tanggal 1 Januari 19x1, harga beli Rp 12.000.000, biaya perbaikan Rp 1.000.000, taksiran nilai residu Rp 1.000.000, taksiran masa manfaat 100.000 Km. Tentukan depresiasi missal tahun 19x1 truk dipakai 15.000 Km, 19x2 30.000 Km, 19x3 20.000 Km, 19x4 25.000 dan 19x5 10.000 Km.



SUMBER: